BERBAGI

JAKARTA | KBA – Pilpres 2024 masih terbilang cukup lama. Namun, ingar-bingar politik sudah mulai mengemuka, seiring munculnya nama-nama potensial di berbagai lembaga survei.

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi salah satu figur calon presiden unggulan sebagai penerus Joko Widodo (Jokowi) yang diunggulkan sejumlah lembaga survei.

Namanya senantiasa konsisten masuk 3 besar kandidat yang diprediksi akan memenangkan kontestasi elektoral pada Pilpres 2024 mendatang.

Menariknya, elektabilitas Anies yang menjanjikan ini disertai dengan dukungan masyarakat, mulai dari ujung barat hingga timur Indonesia.

Misalnya yang terbaru, dukungan masyarakat Jawa Barat (Jabar) yang diwakili oleh kelompok relawan yang tertabung dalam Bersama Anies Kami Siap (Beraksi).

Terdiri dari berbagai latar belakang dan usia, mulai dari bidang pertanian, peternak, UMKM, ekonomi kreatif, buruh, wanita hingga milenial, relawan ‘Beraksi’ memiliki pandangan tersendiri tentang Gubernur Anies.

Di mata mereka, Gubernur Anies merupakan figur pemimpin berintegritas yang dimiliki Indonesia saat ini. Kepemimpinannya di Jakarta mampu meghadirkan kesetaraan antar warga Ibu Kota.

Selain itu, rekam jejak kepemimpinan Gubernur Anies yang bersih dan peduli terhadap sektor utama pembangunan Indonesia, yaitu pertanian dan usaha mikro, kecil menengah juga menjadi dasar dukungan warga Jabar.

“Tentu kami sangat mengapresisi langkah Anies kemarin, yang menjadikan aspirasi kaum buruh prioritas untuk disinergiskan dalam proses-proses pembangunan,” ucap Ketua Koordinator Pusat ‘Beraksi’ Yoesoep kepada KBA News, Senin, 22 Noveber 2021.

Pria kelahiran Tanah Sunda itu mengaku kagum, melihat Gubernur Anies yang berbaur dan menyerap aspirasi kaum buruh di depan Balai Kota, Jakarta, Kamis, 18 November 2021 kemarin.

Kala itu, ratusan buruh yang tergabung dalam Forum Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin (FPS LEM SPSI) itu melakukan aksi demonstrasi kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 3,57 persen.

Dikatakan, Gubernur Anies sejauh ini concern terhadap isu-isu yang menyangkut buruh, khsususnya masalah kesejahteraan. Program-program kerjanya juga dirasakan langsung manfaatnya oleh kaum buruh di Ibu Kota.

“Langkah Gubernur DKI menemui kaum buruh sangat tepat karena salah satu penopang dari pondasi ekonomi Indonesia adalah kaum buruh selain pertanian,” ungkap Yoesoep.

Setelah mendeklarasikan relawan ‘Beraksi’ Kabupaten Bogor, Kamis 18 November 2021, deklarasi serupa juga akan dilakukan di Kabupaten Subang dan Karawang pada Jumat, 26 November 2021.

“Sementara keesokan harinya, deklarasi akan dilakukan di Kabupaten/Kota Bandung. Intinya, bulan-bulan ini akan padat kegiatan deklarasi relawan ‘Beraksi’ di Jawa Barat,” demikian ungkap Yoesoep.

Hasil Survei Capres 2024

Seperti dujelaskan di awal, bahwa nama Gubernur Anies selalu masuk tiga besar hasil survei sejumlah lembaga. Misalnya, survei SMRC yang dirilis Sabtu, 9 Oktober 2021, Anies berada di posisi 3 dengan elektabilitas sebesar 11,1 persen.

Sementara di posisi pertama ditempati Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiato dengan tingkat keterpilihan sebesar 18,1 persen, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendapat dukungan 15,8 persen.

Berdasarkan simulasi tertutup 15 nama, elektabilitas Gubernur Anies sebesar 14,3 persen. Dalam survei yang sama, orang nomor 1 di DKI Jakarta itu mencatatkan tingkat elektabilitas sebesar 16,1 persen dalam simulasi tertutup 8 nama.

Adapun dalam simulasi tiga nama, Anies tercatat memiliki elektabilitas 25 persen. Sedabgkan, Prabowo tetap berada di posisi teratas dengan elektabilitas 30,8 persen, unggul tipis di atas Ganjar yang elektabilitasnya 29,3 persen.

Sementara hasil survei Indonesia Political Opinion, Gubernur Anies berada di posisi pertama dengan elektabilitas 18,7 persen, disusul Ganjar dengan elektabilitas 16,5 persen di peringkat kedua. Di peringkat ketiga ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan elektabilitas 13,5 persen.

Sedangkan, Prabowo berada di peringkat kelima dengan elektabilitas 7,8 perseen, kala atas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memiliki elektabilitas 9,9 persen di posisi keempat dalam survei yang dirilis Indonesia Political Opinion (IPO) pada 14 Agustus.

Adapun hasil survei Charta Politika menempatkan Anies di posisi tiga dengan elektabilitas sebesar 14,6 persen. Kalah tipis atas Prabowo yang berada di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 14,8 persen.

Adapun pada posisi puncak berdasarkan survei Charta Politika yang dirilis 12 Agustus itu ditempatkan Ganjar Pranowo dengan elektabilitas sebesar 16,2 persen.

Hasil survei terbaru lainnya dirilis Indostrategic. Hasil survei yang dirilis pada 3 Agustus 2021 itu menunjukkan bahwa Gubernur Anies berada di posisi dua dengan elektabilitas sebesar 17 persen, kalah tipis atas Prabowo yang memiki elektabilitas sebesar 17,5 persen. Adapun Ganjar di posisi tiga yang hanya memiliki elektablitas 8,1 persen. (kba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here