BERBAGI

YOGYAKARTA | KBA – Komunitas Sastra se Indonesia berencana menerbitkan sebuah buku Antologi Puisi tentang Anies Baswedan. Ide ini digagas oleh Ketua Umum Yayasan Budaya Hanjuang Bodas Bogor (YBHBB) sekaligus Dewan Pembina simpul relawan Anies Basweda ABRI RI-1 Kabupaten Bogor Ace Sumanta.

Ace mengatakan, gagasan ini untuk mewadai pada sastrawan atau penulis sastra untuk berkarya dalam bentuk puisi bertema umum tentang sosok Anies Baswedan. “Puisi bisa berupa tema politik, sosial, budaya yang ada hubungannya dengan sosok pemimpin hebat Anies Baswedan,” katanya kepada KBA News, Kamis, 5 Januari 2023 malam.

Menurut dia, panitia akan mengundang sastrawan untuk menulis puisi. Jumlah puisi yang terkumpul akan diseleksi kemudian diterbitkan dalam bentuk buku Antologi Puisi Anies Baswedan. “Harapannya dalam buku tersebut nanti Pak Anies Baswedan bersedia memberikan semacam kata pengantar,” ungkapnya.

Ace mengungkapkan, buku Antologi Puisi tersebut juga bagian dari penghargaan komunitas sastra kepada Anies Baswedan yang punya kepedulian terhadap perkembangan seni dan budaya di Indonesia.

Menurut dia, hal yang perlu digarisbawahi bahwa Anies Baswedan ini sangat peduli pada budaya lokal nusantara. Mantan Rektor Universitas Paramadina ini lahir di Kuningan Jawa Barat dan dibesarkan di Yogyakarta. “Sejumlah tokoh menyebut Pak Anies Baswedan ini seorang budayawan karena paham betul seni budaya Tanah Air,” jelasnya.

Jika tidak ada aral, buku Antologi Puisi Anies Baswedan dilaunching bertepatan dengan event Festival Seni dan Budaya yang acaranya dipusatkan digelar di Kota Bogor. Festival Seni dan Budaya rencananya digelar selama sebulan penuh, mulai pertengahan Februari hingga menjelang Idulfitri 2023.

Sejumlah pegiat seni sastra turut diundang dalam acara tersebut, salah satunya Wanto Tirta, seniman asal Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kebetulan Wanto Tirta merupakan relawan Anies Baswedan dan kenal dekat dengan sosok Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut.

“Saya undang Pak Wanto untuk datang di acara Festival Seni dan Budaya di Kota Bogor dan memintanya untuk bicara sepatah dua patah kata tentang berkesenian,” jelasnya.

Festival Seni Budaya yang rencananya digelar di Bogor ini merupakan event dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan. Sejumlah lomba seni budaya nusantara bertema religi digelar seperti rebana, khosidah, baca puisi, kaligrafi, dan lainnya. “Lomba-lomba bernuansa religi karena acara ini memang digelar saat menyambut Ramadan dan Idulfitri,” ungkapnya. (kba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here