BERBAGI

SULBAR | KBA – Indonesia diyakini bakal jauh lebih maju dan sejahtera, jika dipimpin sosok seperti Anies Baswedan yang telah terbukti kinerjanya mengatasi sejumlah permasalahan Ibu Kota selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Demikian disampaikan Komunitas Mileanis Sulawesi Barat (Sulbar) saat mendeklarasikan dukungan agar Anies Baswedan maju sebagai bakal calon Presiden RI pada Pilpres 2024 mendatang.

“Negara ini harus tetap dijaga, dan janji kemerdekaan harus ditunaikan. Anies Baswedan adalah pemimpin yang bisa menunaikannya,” ucap Ketua Komunitas Mileanis Sulbar, Busman Rasyid dikutp dari Sulbar Kini, Selasa, 9 November 2021.

Dideklarasikan di salah satu kafe di Mamuju, Minggu, 7 November 2021 malam, Busman Rasyid, mengatakan bahwa relawan yang tergabung dalam komunitas pendukung Anies Baswedan tersebut bergabung secara sukarela yang menginginkan Indonesia lebih baik ke depannya.

“Sebelumnya kita berdiskusi memperbandingkan nama bakal calon yang mengisukan dirinya akan maju di Pilpres. Jadi kita menyimpulkan pilihan tepat khususnya kalangan pemuda, itu Anies Baswedan,” ucap dia.

Dalam kesempatan, Busman mengungkapkan, bahwa saat ini Komunitas Mileanis sudah ada di 6 kabupaten di Sulawesi Barat. Menurut dia, Anies Baswedan juga akan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah usai masa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, termasuk ke Sulawesi Barat.

“Dalam dekat ini kita jadwalkan kedatangan Anies di sini (Sulbar) setelah berakhir masa jabatan sebagai gubernur DKI. Ada beberapa agenda yang akan di lakukan ke depan di Sulbar,” ungkap Busman.

Dukungan Terus Mengalir

Setelah deklarasi Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera atau ANIES pada Rabu, 20 Oktober 2021 lalu, dukungan demi dukungan agar Gubernur Anies maju di Pilpres 2024 terus berdatangan dari berbagai daerah Indonesia.

Misalnya, dukungan dari kalangan tokoh Indonesia Timur, kelompok milenial dari Makassar, Bang Japar se-Sumatera Selatan, kelompok relawan Tanjak dari Riau, masyarakat Tegal, hingga masyarakat asal Garut, Jawa Barat.

Dukungan juga datang dari sekelompok relawan Presidium Nasional Sekretariat Nasional Simpul Anies Presiden (S1AP) Indonesia. Deklarasi S1AP berlangsung di Jakarta, Senin, 8 November 2021.

Sama seperti Komunitas Mileanis Sulbar, dukungan Simpul Anies Presiden atau S1AP dilatarbelakangi karena keinginan agar Indonesia semakij maju dan sejahter. Dan hal ini bisa diwujudkan jika Anies memimpin Indonesia.

Ketua Dewan Presidium Nasional Sekretariat Nasional S1AP Indonesia, Wisnu Permadi mengatakan, pihaknya ingin Anies Baswedan tidak hanya memajukan dan mensejahterakan masyarakat DKI Jakarta saja, melainkan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Wisnu menegaskan dukungan ini atas sejumlah prestasi yang ditorehkan oleh Anies Baswedan selama memimpin Ibu Kota. Selain itu, Wisnu melihat sosok pemimpin yang bertutur kata sopan dan religius. “Selama kepimpinannya di Provinsi DKI Jakarta, beliau berhasil menggalang kolaborasi dengan berbagai unsur,” ungkap Wisnu.

Respons Gubernur Anies

Meski mendapat dukungan secara terbuka dari berbagai elemen masyarakat, namun Gubernur Anies diakui tetap memilih fokus menata DKI Jakarta hingga tuntas tahun 2022 nanti.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dalam pengakuannya mengatakan, bahwa Gubernur Anies tidak pernah membahas soal pemilihan presiden dan tak terpengaruh oleh dukungan dari beragam masyarakat tersebut.

“Pak Anies sejauh yang saya tahu, tidak pernah membahas soal pilpres karena masih 2024. Saya kira semua sekarang fokus melaksanakan tugas masing-masing,” kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta dikutip dari Antara, Selasa, 9 November 2021.

Kata dia, adanya kelompok masyarakat yang mendeklarasikan Anies merupakan hak warga negara untuk berdemokrasi. Seperti yag terjadi beberapa minggu lalu, seorang warga Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara mendoakan Anies jadi Presiden di 2024.

Warga tersebut mengaku berasal dari Jakarta Selatan dan menetap di Kampung Tanah Merah. “Mudah-mudahan 2024 presiden,” ucap warga tersebut.

Gubernur Anies tak banyak merespons soal dukungan demi dukungan itu. Dia menyebut Pilpres 2024 masih lama dan memilih untuk tetap fokus membenahi Ibu Kota di sisa masa jabatannya yang tinggal setahun lagi. (kba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here