BERBAGI

BLITAR | KBA – Kedatangan Mayjen (Purn) IGK Manila ke Blitar, Jawa Timur, hari ini, Jumat, 6 Januari 2022, dimanfaatkan oleh para relawan Anies Baswedan untuk bertemu dan bersilaturahmi.

Para relawan pun langsung menunggu Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem tersebut di Makam Bung Karno (MBK) di Jalan Ir. Soekarno, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, lokasi yang menjadi agenda kunjungan politikus senior Partai Nasdem tersebut tadi pagi.

“Kita sudah tahu dari malam. Jadi kita sudah komunikasi. Makanya kita langsung samperin ke Makam Bung Karno. Beliau kan dekat dengan Pak Karno, dekat dengan Bu Mega [putri Bung Karno],” jelas Koordinator Sobat Anies Jawa Timur Poppy Palupi kepada KBA News malam ini.

IGK Manila didampingi oleh sejumlah pengurus NasDem Blitar, sementara Poppy bersama sekitar sepuluh orang relawan Sobat Anies. Juga turut serta relawan dari simpul lainnya.

“Ada beberapa teman lain yang tidak pakai seragam di luar arena. Kalau dari Sobat Anies sekitar orang,” jelas warga Blitar ini.

Selama lebih dari satu jam sejak pukul 08.00 Wib, mereka bersama-sama di area pemakaman Proklamator Kemerdekaan Indonesia tersebut untuk berziarah. Mereka berdoa di atas pusara Presiden RI I itu.

Dalam kesempatan itu, IGK Manila yang pernah menjadi petugas keamanan di Wisma Yaso saat Bung Karno tengah menyusun naskah Pidato Nawaksara pada 1967 ini berpesan kepada relawan untuk menghormati para pahlawan dan para pendiri bangsa ini seperti Bung Karno.

“Beliau juga berpesan untuk terus bangkitkan semangat nasionalisme dan rajut persatuan,” ucap nenek dua cucu ini.

Poppy menegaskan mereka akan melaksanakan pesan dari purnawirawan TNI tersebut. Apalagi, selain sebagai warga Blitar yang memang menghormati Bung Karno, pesan yang sama juga kerap disampaikan Anies Baswedan kepada para relawan.

“Pesan Pak Anies juga seperti itu. Bangsa yang besar harus menghormati pahlawan. Di rumah beliau [Anies], di pendoponya juga kan ada foto Bung Karno. Kita, relawan, juga harus begitu, menghormati pahlawan. Kita menikmati kemerdekaan, berkat jasa beliau-beliau para pahlawan,” tukasnya.

“Jadi nilai dan pembelajaran yang kita dapat, kita sebagai relawan itu terus memupuk semangat sebagaimana semangat para pahlawan yang telah gugur,” demikian Poppy Palupi. (kba)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here