BERBAGI

JAKARTA | KBA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalin kerja sama untuk pengadaan sapi berkualitas bagi warga Jakarta.

Tokoh muda NTT Kapitan Munsela mengakui langkah yang dilakukan dua Pemprov ini sangat konkret dan harus dijadikan role model bagi daerah lain.

“Sebagai putra NTT yang saat ini berdomisili di DKI Jakarta, kerjasa ma antara DKI Jakarta dan Pemprov NTT adalah langkah kongkret dan bisa menjadi role model bagi daerah-daerah yang kaya akan sumber daya alam,” kata Munsela kepada KBA News, Kamis 28 Oktober 2021.

Kerjasama ini tidak hanya untuk untuk memenuhi kebutuhan antardua masyarakat di dua Provinsi tersebut, tetapi bagaimana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Victor Laiskodat memanfaatkan sumber daya alam yang ada, khususnya di NTT.

“Khususnya sektor pangan (daging) yang memiliki potensi pasar yang begitu tinggi khususnya di DKI Jakarta,” tambah dia.

Kualitas daging sapi NTT sangat baik jika dibandingkan dengan daging sapi luar negeri. Hal ini yang mendasari mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu melakukan kerjasama dengan Pemprov NTT.

“Angka konsumsi daging di DKI Jakarta sangatlah tinggi, dan kualitas sapi NTT sangat lah bagus,” ucapnya.

Lebih jauh Munsela, langkah Anies melakukan kerja sama ini menunjukan pemahamannya terkait pentingnya kolaborasi dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat bawah.

Tidak hanya itu, kata Munsela, kerjasama antara DKI Jakarta dan NTT dalam pemasokan daging sapi membantu meningkatkan ekonomi para peternak di NTT.

“Apalagi era sekarang adalah era kolaborasi dan sinergitas, dalam mewujudkan kedaulatan pangan khususnya daging dengan membeli hasil produksi dalam negeri sebagai bentuk untuk ikut membantu masyarakat peternak sapi dan ikut membantu meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Atas dasar itu, kerjasama ini harus mendapat dukungan dari semua pihak, dan harus dicontoh oleh kepala daerah lain.

“Kolaborasi antara Pak Anies Baswedan dan Pak Viktor Laiskodat patut diapresiasi dan di jadikan role model provinsi lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov NTT melakukan kerja sama untuk pengadaan sapi berkualitas bagi Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, kerja sama ini selain menjadi momentum untuk meningkatkan dan menumbuhkan kolaborasi, juga menjaga kestabilan dan penyediaan kebutuhan protein hewani di Jakarta.

“Jadi, sapi asal NTT ini berbobot besar dan hasil dagingnya itu berkualitas unggulan, berkualitas bagus. Lalu, bisa digunakan sebagai bahan baku untuk kebutuhan di Jakarta. Intinya, kualitas daging asal Kupang ini termasuk yang terbaik dibanding dengan daging impor,” kata Anies. (kba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here