BERBAGI

JAKARTA | KBA – Cawapres Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan ke Kota Batu, Jawa Timur.  Di sana, ia mendapatkan berbagai keluhan. Salah satunya yakni dari petani Anggrek.

“Di Kota Batu, saya bertemu dengan komunitas petani Anggrek. Ada beberapa keluhan mereka diantaranya adalah kesulitan izin ekspor karena masih dianggap jenis anggrek yang langka,” katanya dikutip KBA News dari Facebook resminya, Selasa, 2 Januari 2024.

Ketua Umum PKB itu menyampaikan, pada perkembangannya Anggrek sudah dibudidayakan dan berkembang mudah, tapi undang-undangnya tidak diubah, aturannya di KLHK tidak diubah.

“Karena itu, tekad kami satu, perubahan adalah meniadakan izin yang berbelit-belit untuk ekspor tanaman hias, termasuk anggrek,” jelanya.

Dalam momentum itu, Muhaimin juga menyampaikan apresiasi kepada Dedek Setia Santoso, pelopor Taman Anggrek di Gang Orchid, Kota Batu.

“Terimakasih mas Dedek Setia Santoso, pelopor Taman Anggrek di Gang Orchid, Kota Batu dan sukses membangun wisata kampung anggrek, ini langka,” katanya.

Pada kesempatan itu, Muhaimin juga diberikan hadiah tanaman Anggrek. Dan diberitakan nama Muhaimin Iskandar.

“Terima kasih juga sudah diberikan hadiah Nama Anggrek ‘Muhaimin Iskandar’. Anggrek ini hasil persilangan anggrek Dendrodium Lombok Bangkit dan Violaceoflavens yang didaftarkan ke lembaga registrasi anggrek di London, Inggris,” ujarnya. (kba)

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here